Pages

October 9, 2013

Gigi Susuku Copot


Welcome October 2013

Selamat malam semua, apa kabar ? Semoga semua dalam keadaan yang luar biasa dan tetap semangat, seperti saya yang masih semangat mengetik artikel di memo BB dalam kondisi terjebak kemacetan kota Tangerang.. Yups, tepatnya saya terjebak di dalam angkutan umum berwarna putih hijau ini di temani hujan yang mulai turun di awal Oktober.

Pada malam hari ini saya ingin share tentang suatu hal yang menginspirasi saya, yaitu “GIGI”.. Why ? Karena hari ini saya dan beberapa teman saya membahas hal yang berhubungan mengenai gigi and I got something so I want to share it.. Hoply can bless you..

Saat kita balita gigi kita tumbuh gigi, yang biasa kita sebut sebagai gigi susu. Namun setelah usia 6 tahun ke atas sampai sekian tahun, rata-rata kita akan mengalami yang namanya pergantian gigi susu menjadi gigi tetap.. 

Saya sangat ingat ketika gigi susu mulai mengalami namanya kegoyangan alias proses pergantian gigi itu rasanya sangat tidak enak dan hebatnya lagi mama saya memberikan saya saran yang luar biasa mendebarkan :D .. Tapi herannya saya menuruti saran tersebut haha.. Mungkin kalian juga ada yang mengalaminya haha, sarannya, sbb:



    1. Mengikat gigi susu dengan benang dan sisi benang lainnya di ikat ke gagang pintu. Aksi selanjutnya adalah berdiri agak jauh sampai benang dalam posisi sejajar dan tegang, lalu dengan segera mama menutup pintu haha.. Gigi pun lepas dari gusi saya..

    2. Mirip dengan cara pertama, yaitu mengikat benang pada gigi susu dan sisi benang lain dipegang oleh mama dan ditarik.. 
     
     Dan cara terakhir

     3. Cara yang terakhir adalah dengan mencopotkan gigi susu dengan tangan sendiri jadi sering-sering digoyangin pakai lidah, maupun tangan.. Agak jorok cie ? tapi bagi anak kecil  cara tersebut lebih praktis dan tidak menyeramkan..


Ketika gigi susu sudah copot, hal yang paling mengasikkan adalah tradisi melempar gigi susu. Masih ingat ga tradisi atau kebiasaan dulu yang bilang “Jika gigi atas yang copot buang ke bawah, jika gigi bawah yang copot buang ke atas” ?. Bahkan ada yang menakut-takuti dengan bilang jika tidak melalukan hal tersebut gigi tidak akan tumbuh haha.. Jika di luar negeri mereka biassa menyimpan gigi susu yang telah copot di bawah bantal supaya peri gigi datang dan memberikan beberapa coin uang atau hadiah bagi sie anak karena dia telah berani mencopot giginya.. Pokoknya sangat menyenangkan, walaupun setelah itu suka gatal-gatal gusi karena gigi tetap mau tumbuh di area lahan gusi yang kosong. (Bahasanya haha)

Saya bersyukur sekali ketika itu saya menuruti saran mama saya untuk melakukan hal-hal diatas dan tidak menunggu sampai berlama-lama, karena ada beberapa kasus seperti paman saya yang tidak berani mencopot gigi susu akhirnya keburu muncul gigi tetapnya sehingga terjadilah istilah gigi bersusun, gigi tidak rata dan sejenisnya. Bagi yang banyak uang bisa memperbaiki gigi tersebut ke dokter gigi, bagi yang tidak punya uang tinggal pasrah saja. :(

Lalu apa hubungannya dengan artikel malam ini ? Hanya curhat ? 

Tentu tidak, hal ini berkaitan dengan sesuatu yang ingin saya share.. 

Ketika kita lahir di dunia kita pasti mengalami hal yang sama seperti proses gigi susu menjadi gigi tetap alias proses dari seseorang yang belum dewasa menjadi seseorang yang dewasa dan proses untuk menuju kedewasaan tersebut tidaklah gampang. Terkadang Tuhan menyarankan atau memberikan cara untuk menuju kedewasaan tersebut dengan memasukan kita dalam zona tidak nyaman, entah itu kategorinya sedikit seram, cukup seram bahkan sangat seram namun yang pasti Tuhan menjamin untuk melindungi dan memiliki tujuan yang baik untuk kita. Istilahnya sama seperti proses pencopotan gigi susu dan proses pertumbuhan gigi tetap..

Bisa kita menolak saran Tuhan ?  

Tentu bisa, namun kita harus tanggung sendiri akibatnya. Istilahnya sama seperti kisah paman yang tidak berani mencopot gigi susunya, sehingga gigi tetap sudah tumbuh terlebih dahulu dan akhirnya kurang bagus letaknya sampai sekarang walaupun gigi susu tersebut sudah copot. Karena apa ? Dia tidak mau mendengarkan saran nenek saya, padahal toh sama-sama saja gigi tetap pasti akan tetap tumbuh malahan giginya kurang bagus dilihatnya. Maybe you can safe for a while but you will not get the best result..

Can you fix it ?

Yes, you can fix it.. Jika kita sudah lari dari saran atau jalan Tuhan, you can turn a ride and back to Him.. Ask Him what you must do before everything is late..

Dan hal yang pasti harus kita lakukan adalah jalani kehidupan ini bersama dengan Tuhan, listen Him cause He will give the direction what you must do in this process. 

Jangan menjadi seorang penakut ketika Tuhan bilang kita harus masuk ke dalam zona tidak aman karena hasil akhirnya so amazing..

So.. Ayo copotin gigi susunya hehe..
Semoga memberkati.. Gud Nitez..

No comments:

:) :( ;) :D ;;-) :-/ :x :P :-* =(( :-O X( :7 B-) :-S #:-S 7:) :(( :)) :| /:) =)) O:-) :-B =; :-c :)] ~X( :-h :-t 8-7 I-) 8-| L-) :-a :-$ [-( :O) 8-} 2:-P (:| =P~ :-? #-o =D7 :-SS @-) :^o :-w 7:P 2):) X_X :!! \m/ :-q :-bd ^#(^ :ar!

Post a Comment

 

Total Pageviews